Keriput Usia Muda, Bisa Jadi Warisan Ibu Kandungnya

Posted by Unknown on Thursday, 3 October 2013

Keriput merupakan salah satu gejala utama dari proses penuaan. Tapi jika datangnya terlalu cepat, mungkin anda perlu menanyakan sebabnya pada ibu anda.

Sebab sekelompok peneliti baru saja menemukan ada sejumlah gen yang diwariskan para ibu dan dapat mempengaruhi proses penuaan yang dialami anaknya.


Gen yang dimaksud adalah DNA yang ada di dalam mitokondria (mitochondrial DNA atau mDNA), sebuah struktur dalam sel-sel tubuh manusia yang bertugas mengubah makanan menjadi energi.

Menurut tim peneliti gabungan dari Swedia dan Jerman, kerusakan pada mitokondria dapat mempercepat terjadinya berbagai kondisi yang berkaitan dengan proses penuaan.

Yang tak kalah mengejutkan, peneliti juga mengklaim jika percepatan proses penuaan ini tak hanya dipengaruhi oleh akumulasi kerusakan mDNA yang terjadi seumur hidup manusia, tapi mutasi genetik tertentu yang diwariskan dari sang ibu.

Sebenarnya baik DNA normal maupun DNA yang rusak pasti diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.

Tapi meski DNA yang bertugas mempengaruhi proses pertumbuhan seseorang berasal dari kedua orangtuanya dan terletak di dalam nukleus atau inti sel, gen-gen di dalam mitokondria benar-benar terpisah dan hanya diturunkan dari pihak ibu.

Itulah mengapa percepatan penuaan akibat kerusakan mitokondria dapat diprediksi dari kondisi mitokondria sang ibu.

Ketika dibuktikan dalam percobaan dengan tikus, peneliti memastikan bahwa mDNA yang rusak dapat mengakibatkan penyakit genetik serius.

Jangankan rusak parah, kerusakan mDNA yang bersifat ringan sekalipun sudah bisa mempercepat proses penuaan ini.

"DNA mitokondria ibulah yang tampaknya mempengaruhi proses penuaan kita. Jadi jika kita mewarisi mutasi mDNA dari ibu kita, maka kita akan lebih cepat menua," kata ketua tim peneliti dari Karolinska Institute, Nils-Goran Larsson dalam laporannya yang dipublikasikan jurnal Nature, seperti dilansir laman Fox News, Kamis (3/10).

"Tapi perlu diingat jika penuaan adalah akumulasi berbagai jenis kerusakan sel. Kerusakan-kerusakan ini biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan dan gaya hidup. Artinya kerusakan mDNA turunan ini tak bisa dikatakan sebagai satu-satunya penyebab penuaan, hanya salah satu bagian yang terpenting saja," kata Larsson lebih lanjut.

mDNA yang cacat juga dapat berimplikasi pada berbagai penyakit yang berkaitan dengan usia, misalnya penyakit jantung, diabetes, serta gangguan neurodegenerasi seperti demensia. Lagipula dalam seumur hidup seseorang, mDNA memang jauh lebih rentan rusak dibandingkan DNA normal.

Kendati begitu peneliti masih belum yakin sejauh apa efek yang ditimbulkan dari pewarisan mDNA yang rusak dari ibu ke anak-anaknya.

Hanya saja dari studi ini peneliti dapat membantu menemukan cara untuk memperlambat proses penuaan pada manusia, yaitu dengan memanfaatkan obat-obatan, pengaturan pola makan atau konsumsi suplemen, seperti antioksidan.

sumber:
jpnn.com
Selengkapnya Tentang → Keriput Usia Muda, Bisa Jadi Warisan Ibu Kandungnya

8 Pengaruh Hubungan Percintaan Pada Kesehatan

Posted by Unknown

Hubungan percintaan tidak hanya bisa membuat seseorang senang dan berbunga-bunga, tetapi juga bisa mempengaruhi kesehatan seseorang.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi kesehatan mulai dari membuat gemuk hingga gangguan tidur.

Anda pasti pernah dengar bahwa orang yang bertambah gemuk dalam satu hubungan, artinya dia bahagia.

Ternyata tidak selamanya pernyataan itu benar. Tidak hanya itu, hubungan dengan pasangan bisa mempengaruhi kesehatan yang lain.


Berikut 8 Pengaruh Hubungan Percintaan terhadap Kesehatan.


1. Berat bertambah

Secara umum orang percaya bahwa orang yang gemuk setelah menikah ataupun menjalin hubungan, itu dikarenakan seseorang itu merasa bahagia. Padahal sebenarnya tidak lho.

"Pasangan yang sehat dapat saling memotivasi satu sama lain untuk tetap sehat. Mereka akan pergi ke gym bersama-sama, menetapkan tujuan, dan merasa bertanggung jawab satu sama lainnya," kata psikolog, Maryann Troiani, PhD, seperti dilansir laman Health, Rabu (2/10).

Menurutnya, ketidakpuasan pada satu hubungan bisa mengarahkan pada pasif-agresif perilaku makan dan masalah tidur.

"Jika satu pasangan beratnya bertambah, itu bisa menjadi tanda adanya konflik," katanya lebih lanjut..

2. Tingkat stres

Pada satu penelitian yang dipublikasikan di tahun 2009 pada The Journal of sexual Medicine, menemukan bahwa seseorang yang lebih sering melakukan hubungan seks akan lebih sehat secara mental dan lebih mungkin melaporkan kepuasan dengan hubungann dan hidupnya secara keseluruhan.

3. Hormon merasa baik

Seks bukanlah satu-satunya tipe kontak fisik yang bisa menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesehatan. Pada tahun 2004 penelitian yang dilakukan pada 38 pasangan, di University of North Carolina menemukan bahwa pria dan wanita memiliki tingkat oksitosin, setelah berpelukan. Wanita juga memiliki tekanan darah rendah setelah berpelukan, dan tingkat stres hormon kortisol menurun.

4. Masalah tidur

Tidur di sebelah orang yang anda sayangi dan percayai bisa membantu anda menjadi tenang. Namun hal ini bisa jadi pengecualian jika teman tidur anda mengorok. Selain itu, orang juga akan lebih mungkin mengalami kelelahan seharian dan gelisah saat tidur, jika pasangannya insomnia.

Hubungan juga bisa mengganggu tidur secara tidak langsung jika ada ketidakamanan dalam hubungan atau ada konflik.

5. Kecemasan

Kesulitan dalam satu hubungan bisa membuat seseorang merasakan kecemasan. Beberapa penelitian telah menemukan kaitan antara masalah hubungan dan peningkatan risiko diagnosis seperti gangguan kecemasan umum dan kecemasan sosial.

6. Depresi

Depresi dan kecemasan sering kali datang bersamaan, jadi masuk akal jika sebuah hubungan bisa membuat depresi cara sama yang kompleks. Ini berita JPNN. Pada lain sisi, beberapa penelitian telah menemukan bahwa hubungan jangka panjang bisa menghilangkan gejala ini dengan orang yang memiliki sejarah depresi.

7. Tekanan darah

Seseorang yang diet, kebiasaan olahraga, dan tingkat stres bisa mempengaruhi tekanan darah. Jadi tidak mengejutkan jika status hubungan anda bisa mempengaruhinya.

Penelitian yang dilakukan para peneliti di Bringham Young University menemukan bahwa orang yang bahagia dalam pernikahannya cenderung mengidap tekanan darah rendah dibanding dengan yang tidak.

8. Bertahan melawan kanker

Tidak hanya menyebabkan beberapa penyakit, atau membuat bahagia. Jika ada salah satu pasangan yang mengidap kanker, dan yang lainnya selalu ada dan mendukung, orang tersebut akan cenderung dapat lebih bertahan dibanding yang lainnya.

Dalam satu penelitian, pernikahan yang saling mendukung telah menunjukkan dapat meningkatkan jumlah kelangsungan hidup pada orang yang mengidap kanker. Sebaliknya seseorang yang berpisah dengan pasangannya tidak bisa bertahan, dengan hanya 37 persen yang bisa bertahan.

sumber:
jpnn.com
Selengkapnya Tentang → 8 Pengaruh Hubungan Percintaan Pada Kesehatan

Wanita Tinggi Lebih Beresiko Terkena Kanker

Posted by Unknown

Kanker dapat dipicu oleh banyak faktor seperti pilihan gaya hidup, riwayat kesehatan keluarga dan alasan genetis.

Namun, studi baru menemukan bahwa resiko kanker dapat dipicu oleh tinggi badan.

Peneliti menemukan, semakin tinggi seorang wanita, semakin tingi pula resiko berkembangnya kanker dalam tubuh wanita tersebut, demikian disampaikan Huffington Post.

Dalam setiap 3,94 inci bertambahnya tinggi badan, seorang wanita memiliki 13 persen resiko terkena kanker jenis apa pun dan 13-17 persen tekena kanker kolon, payudara atau ovarium.

Sedangkan, untuk kanker ginjal, darah, tiroid dan rectal, terdapat resiko sebesar 23-29 persen.

Walaupun begitu, para peneliti tidak membuat larangan atau rekomendasi medis apa pun untuk membatasi tinggi badan.

"Saya tidak pernah menyarankan agar orang menghindari bertubuh tinggi. Akan tetapi, ini merupakan observasi yang menarik dan menimbulkan banyak pertanyaan dari sisi biologi," ungkap Dr. Thomas Rohan dari Albert Einstein College of Medicine.

Rohan menjelaskan alasan dibalik semua ini disebabkan oleh faktor genetika yang dapat menurunkan ukuran tinggi badan sekaligus berkontribusi dalam perkembangan kanker.


Obat Kanker Alami Herbal


Banyak yang tak suka dengan sayuran hijau yang satu ini, SELEDRI.

Namun tak banyak yang tahu, seledri menyimpan khasiat luar biasa untuk kesehatan.

Dua nutrien penting yang ditemukan di dalamnya suatu hari dapat berperan penting sebagai obat melawan kanker.

Para peneliti dari University of Illinois menemukan adanya zat apigenin dan luteolin di dalam seledri yang memiliki kemampuan membunuh kanker pankreas, demikian dilaporkan, Huffington Post, Kamis (22/8).

Walaupun masing-masing zat diketahui efektif membunuh sel kanker, mereka mengemukakan bahwa pengobatan dengan salah satu zat memberikan dampak yang lebih efektif.

"Kami memperoleh hasil terbaik saat kami melakukan pra-perawatan sel kanker dengan apignenin selama 24 jam, lalu mengaplikasikan obat kemoterapi, gemicitabine selama 36 jam," ungkap Elvira de Mejia, profesor kimia dan toksikologi makanan.

Penemuan ini menjadi potensi dan peluang baik untuk menciptakan obat-obatan melawan kanker di kemudian hari.
Selain itu, wanita dengan tubuh yang tinggi biasanya memiliki organ yang lebih besar sehingga memiliki sel organ yang lebih banyak. Ini memperbesar resiko sel-sel terserang kanker.

sumber:
tabloid bintang.
Selengkapnya Tentang → Wanita Tinggi Lebih Beresiko Terkena Kanker

Ternyata Deodoran Bisa Picu Masalah Jantung

Posted by Unknown on Wednesday, 2 October 2013

Tak sedikit orang yang menggunakan deodoran, baik dalam bentuk roll on ataupun spray. Deodoran kemudian seperti menjadi obat percaya diri, orang bisa tidak percaya diri jika tidak menggunakannya.

Namun ternyata, deodoran khususnya dalam bentuk spray bisa sangat berbahaya karena bisa menyebabkan asma bahkan masalah jantung fatal.


Beberapa ahli memperingatkan bahwa menghirup bahan kimia dari aerosol bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit, asma, dan kesulitan bernapas. Selain itu, pada kasus yang langka deodoran spray juga bisa memicu masalah jantung fatal.

"Sekitar satu dari tiga orang dewasa di Inggris mengalami beberapa masalah alergi seperti asma, rhinitis atau eksim. Gejala mereka bisa diperburuk oleh produk wewangian dan bahan kimia aerosol," kata direktur dari Clinical Services at Allergic UK, Maureen Jenkins, seperti dilansir laman Daily Mail, Selasa (1/10).

"Bahkan orang yang tanpa alergi bisa sensitif dengan bahan kimia yang ditemukan di produk pembersih atau perlengkapan mandi, dengan mengalami reaksi pada kulit, kesulitan bernapa, mual atau sakit kepala. Reaksinya bisa lebih buruk bila aerosol mudah dihirup," tambah Maureen.

"Label pada deodoran spray menginstruksikaan anda untuk tidak menggunakannya di ruang terbatas (sempit), tapi saya pikir lebih aman untuk mengatakan jangan menyemprot deodoron anda," kata ilmuwan lingkungan dan toksikologi konsultan yang berbasis di Perth, Australia, Dr. Peter Dingle

"Orang-orang akan menggunakan deodoran di dalam kamar mandi, dan kebanyakan mungkin menggunakannya dengan pintu tertutup, dan pastinya itu berarti ruangan yang terbatas," tambah Peter.

Di Greater Manchester pernah ditemukan kasus yang disebabkan oleh deodoran spray. Adalah Jonathan Capewell yang saat itu baru berusia 16 tahun ketika ia ditemukan meninggal karena serangan jnatung di kamar tidurnya di Oldham, Greater Manchester. Kakak perempuannya, Natalie, menyalakan alarm setelah menemukan adiknya tergeletak tak bernyawa di kamar tidurnya.

"Saat kami tiba di rumah sakit, mereka masih mencoba menghidupkannya kembali. Namun sepuluh menit kemudian, mereka katakan ia telah meninggal dunia," kenang ayahnya, Keith .

"Kami sangat terkejut. Tidak ada peringatan sama sekali. Mereka menanyakan apakah Jonathan punya masalah jantung, tapi ia tidak memiliki masalah sama sekali. Ia sangat normal dan sehat," tambah Keith.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa di dalam tubuh Jonathan terdapat sepuluh kali jumlah mematikan butana dan propana dalam darahnya. Gas tersebut digunakan sebagai propelan aerosol dan nampaknya hal tersebut sudah berada di dalam tubuhnya berbulan-bulan.

Memang ada beberapa peringatan di bagian belakang, seperti menyemprotkannya dalam jarak yang tidak terlalu jauh, dan di dalamm ruangan yang berventilasi, serta jauhkan dari anak-anak. Namun hal ini dirasa tidaklah cukup, karena jika dilihat dari kandungannya dan bentuknya yang memang berbahaya.

sumber:
jpnn.com
Selengkapnya Tentang → Ternyata Deodoran Bisa Picu Masalah Jantung

Kenapa Toilet Jongkok Lebih Sehat Berikut Alasannya

Posted by Unknown on Tuesday, 1 October 2013

Posisi dari duduk saat menggunakan toilet dapat memberi pengaruh pada kesehatan.

Beberapa ahli mengungkapkan, toilet jongkok lebih sehat jika dibandingkan dengan toilet duduk.

Menurut para ahli, jongkok sebenarnya adalah posisi yang paling tepat dan direkomendasikan untuk buang air besar.

"Posisi ideal untuk buang air besar adalah jongkok dengan paha tertekuk pada perut.

Dengan cara ini kapasitas rongga perut sangat berkurang dan tekanan intraabdomen meningkat, sehingga akan lebih mendorong pengeluaran feses," kata Henry L. Bockus, seperti dilansir laman Asiaone, Senin (30/9).


Ketika anda buang air besar, otot puborectalis mengendurkan tekanannya di rektum untuk memungkinkan feses keluar. Dalam posisi duduk, tekanan yang ada hanya mengendur sebagian. Sementara dalam posisi jongkok, tekanannya mengendur dan rileks dengan sempurna sehingga memudahkan proses pengeluaran feses.

Posisi duduk, apalagi jika duduk dengan posisi biasa dan tegak lurus 90 derajat, justru membuat proses buang air besar menjadi lebih sulit untuk dilakukan dan tenaga yang dibutuhkan juga menjadi lebih besar.

Selain itu, menurut jurnal Digestive Diseases and Sciences, dibutuhkan waktu lebih lama untuk buang air besar dengan toilet duduk. Sebab tubuh butuh proses untuk mendorong feses melalui sudut rectoanal. Pada posisi jongkok tidak butuh waktu lama karena sudut rectoanal telah terbentuk dengan sendirinya dan feses pun terdorong.

Mengapa hal tersebut penting untuk diketahui? Sebab posisi saat menggunakan toilet dianggap memainkan peran besar sebagai faktor risiko beberapa penyakit seperti sembelit, wasir dan radang usus buntu.

Hal ini didukung ini oleh pengamatan bahwa di negara-negara terbelakang yang masih terbiasa jongkok untuk buang air besar prevalensinya untuk penyakit tersebut rendah. Sebaliknya, negara-negara maju yang terbiasa menggunakan toilet duduk justru prevalensinya terus meningkat.

Oleh sebab itu, salah satu perusahaan toilet, Squatty Potty, merancang sebuah bangku yang memungkinkan seseorang untuk jongkok di toilet duduk dengan mudah. Alat ini sengaja dibuat untuk memudahkan orang yang telah terbiasa menggunakan toilet duduk. Meskipun terlihat sedikit aneh pada awalnya, namun penggunaan ini dinilai layak jika tujuannya memang untuk kesehatan anda.

sumber:
jpnn.com
talesfromanexpat.com
Selengkapnya Tentang → Kenapa Toilet Jongkok Lebih Sehat Berikut Alasannya