Tanda-Tanda
Biasanya yang mudah dikenali adalah wajah terlihat miring, saat berkumur air akan keluar dari salah satu sisi sudut mulut.
Gangguan syaraf ini kerap kali dikira sebagai gejala stroke, padahal bukan. Bells Palsy adalah gangguan syaraf tepi, berbeda dengan stroke yang sudah menyerang syaraf otak.
Salah satu perbedaan yang mudah dikenali, penderita stroke walau wajahnya lumpuh, namun ia masih bisa mengedipkan mata atau menutup mata atau mengangkat alis, sedangkan penderita Bells Palsy tidak bisa melakukan itu semua.
Penyebab
Penyebab pasti dari Bells Palsy sebenarnya masih belum ditemukan, namun beberapa teori menyebutkan bahwa Bells Palsy disebabkan oleh peradangan syaraf ke 7 yang disebabkan oleh virus herpes simplex atau hooster.
Selain dikarenakan virus, paparan langsung hawa dingin juga mempermudah dan mempercepat terjadinya keluhan ini.
Gejala Awal
Jika mulai merasakannya, maka dalam waktu 72 jam atau 3 hari, kita harus menemui dokter untuk mendapatkan penanganan.
Biasanya dokter akan memberi obat serta proses rehabilitasi medis, yaitu fisio therapy yang meliputi pemanasan, massage wajah, latihan menggerakkan wajah, rangsang listrik hingga kompres wajah.
Penanganan
Penderita Bells Palsy biasanya akan merasakan kelumpuhan pada otot wajah selama 6 sampai 8 minggu dan setelah itu sebagain penderita akan sembuh total.
Selain melakukan pengobatan medis, sebaiknya penderita melakukan kompres pada wajah di rumah untuk mempercepat kesembuhan.
Selain itu, pemijatan pada wajah juga dapat membantu, caranya adalah dengan menarik otot wajah dari tengah ke arah telinga, mulai dari bagian dahi hingga dagu.
{ 0 comments... read them below or add one }
Post a Comment